Port-Port yang Tersedia Pada MikroTik
Port pada router MikroTik mengacu pada interface fisik atau virtual yang digunakan untuk mengelola dan mengarahkan lalu lintas dalam jaringan. Setiap port memiliki fungsi khusus dalam pengoperasian router MikroTik.
![]() |
| Port Pada MikroTik |
Berikut adalah beberapa fungsi umum dari port pada router MikroTik:
Port - Port Pada MikroTik
Port Ethernet
- Port Ethernet pada router MikroTik digunakan untuk menghubungkan perangkat jaringan fisik, seperti komputer, switch, atau akses point ke router.
- Port Ethernet dapat digunakan untuk mengatur jaringan lokal (LAN) dan menghubungkan router ke jaringan internet atau ISP (Internet Service Provider).
Port WAN (Wide Area Network)
- Port WAN pada router MikroTik adalah port Ethernet khusus yang digunakan untuk menghubungkan router ke jaringan eksternal, seperti internet atau jaringan ISP. Ini adalah titik masuk lalu lintas internet ke dalam jaringan lokal.
- Port WAN biasanya dikonfigurasi dengan alamat IP publik atau alamat IP yang diberikan oleh ISP.
Port LAN (Local Area Network)
- Port LAN adalah port yang menghubungkan router ke perangkat-perangkat dalam jaringan lokal (LAN). Ini digunakan untuk mengatur jaringan internal Anda.
- Port LAN umumnya memiliki alamat IP pribadi yang digunakan dalam jaringan lokal Anda.
Port Virtual (VLAN)
- Router MikroTik mendukung Virtual LAN (VLAN) yang memungkinkan pemisahan lalu lintas dalam jaringan yang sama secara logis. Port virtual ini dapat diatur untuk mengisolasi berbagai jenis lalu lintas di jaringan yang sama.
Port Wireless (jika mendukung)
- Router MikroTik dengan kemampuan nirkabel memiliki port wireless yang digunakan untuk menghubungkan perangkat nirkabel seperti laptop, smartphone, atau perangkat nirkabel lainnya ke jaringan Anda.
- Port wireless juga dapat digunakan untuk membuat akses point nirkabel atau untuk menghubungkan dua lokasi melalui link nirkabel.
Port VPN
- Router MikroTik dapat memiliki port virtual yang digunakan untuk mengelola koneksi VPN (Virtual Private Network). Ini memungkinkan koneksi aman antara lokasi atau perangkat yang berjauhan melalui internet.
Setiap port pada router MikroTik memiliki peran dan konfigurasi yang unik, dan pengguna dapat mengatur berbagai parameter seperti alamat IP, subnet mask, routing, firewall, dan sebagainya sesuai dengan kebutuhan jaringan mereka. Router MikroTik yang fleksibel dalam pengaturan port memungkinkan administrator jaringan untuk merancang dan mengelola jaringan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
